Rabu, 06 Januari 2016

URGENSI AIR

Pengertian air


Pengertian Air dalam Biologi dan Kimia (Senyawa H2O) - Pengertian air adalah senyawa kimia yang merupakan hasil ikatan dari unsur hidrogen (H2) yang bersenyawa dengan unsur oksigen (O) dalam hal ini membentuk senyawa H2O. Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Fungsi air bagi kehidupan tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Penggunaan air yang utama dan sangat vital bagi kehidupan adalah sebagai air minum. Hal ini terutama untuk mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh manusia itu sendiri. Kehilangan air untuk 15% dari berat badan dapat mengakibatkan kematian yang diakibatkan oleh dehidrasi. Karenanya orang dewasa perlu meminum minimal sebanyak 1,5 – 2 liter air sehari untuk keseimbangan dalam tubuh dan membantu proses metabolisme.


Pengertian Air Bersih dan Air Minum

Berdasarkan Permenkes RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat-syarat pengawasan kualitas air, air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat dan dapat diminum langsung. Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitsanya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.

Sumber Air di Alam

Sumber air di alam terdiri atas air laut, air atmosfir (air metereologik), air permukaan, dan air tanah.

1. Air Laut
Air laut mempunyai sifat asin, karena mengandung garam NaCl. Kadar garam NaCl dalam air laut tidak memenuhi syarat untuk air minum.

2. Air Atmosfir, Air Meteriologik
Dalam kehidupan sehari-hari air ini dikenal sebagai air hujan. Dapat terjadi pengotoran dengan adanya pengotoran udara yang disebabkan oleh kotoran – kotoran industri/debu dan lain sebagainya tatapi dalam keadaan murni sangat bersih, Sehingga untuk menjadikan air hujan sebagai sumber air minum hendaknya tidak menampung air hujan pada saat hujan baru turun, karena masih mengandung banyak kotoran.

3. Air Permukaan
Menurut Chandra (2006) dalam buku Pengantar Kesehatan Lingkungan, pengertian air permukaan merupakan salah satu sumber penting bahan baku air bersih. Faktor-faktor yang harus diperhatikan, antara lain :
a.    Mutu atau kualitas baku
b.    Jumlah atau kuantitasnya
c.    Kontinuitasnya

Air permukaan seringkali merupakan sumber air yang paling tercemar, baik karena kegiatan manusia, fauna, flora, dan zat-zat lainnya. Air permukaan meliputi:
a. Air Sungai
b. Air Rawa

4. Air Tanah
Menurut Chandra (2006) dalam buku Pengantar Kesehatan lingkungan, pengertian air tanah merupakan sebagian air hujan yang mencapai permukaan bumi dan menyerap ke dalam lapisan tanah dan menjadi air tanah. Sebelum mencapai lapisan tempat air tanah, air hujan akan menembus beberapa lapisan tanah dan menyebabkan terjadinya kesadahan pada air.

Kesadahan pada air ini akan menyebabkan air mengandung zat-zat mineral dalam konsentrasi. Zat-zat mineral tersebut antara lain kalsium, magnesium, dan logam berat seperti besi dan mangan.

a. Air Tanah Dangkal
Air tanah dangkal terjadi karena daya proses peresapan air dari permukaan tanah. Lumpur akan tertahan, demikian pula dengan sebagian bakteri, sehingga air tanah akan jernih tetapi lebih banyak mengandung zat kimia (garam-garam yang terlarut) karena melalui lapisan tanah yang mempunyai unsur-unsur kimia tertentu untuk masing-masing lapisan tanah. Lapisan tanah di sini berfungsi sebagai saringan.

Disamping penyaringan, pengotoran juga masih terus berlangsung, terutama pada muka air yang dekat dengan muka tanah, setelah menemui lapisan rapat air, air yang akan terkumpul merupakan air tanah dangkal dimana air tanah ini dimanfaatkan untuk sumber air minum melaui sumur-sumur dangkal.

b. Air Tanah Dalam
Air tanah dalam dikenal juga dengan air artesis. Air ini terdapat diantara dua lapisan kedap air. Lapisan diantara dua lapisan kedap air tersebut disebut lapisan akuifer. Lapisan tersebut banyak menampung air. Jika lapisan kedap air retak, secara alami air akan keluar ke permukaan. Air yang memancar ke permukaan disebut mata air artesis.

Pengambilan air tanah dalam, tak semudah pada air tanah dangkal. Dalam hal ini harus digunakan bor dan memasukkan pipa kedalamnya sehingga dalam suatu kedalaman (biasanya antara 100-300 m) akan didapatkan suatu lapis air.

Jika tekanan air tanah ini besar, maka air dapat menyembur ke luar dan dalam keadaan ini, sumur ini disebut dengan sumur artesis. Jika air tidak dapat ke luar dengan sendirinya, maka digunakan pompa untuk membantu pengeluaran air tanah dalam ini.

c. Mata Air
Mata air merupakan air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah. Mata air yang berasal dari tanah dalam, hampir tidak terpengaruh oleh musim dan kualitas/kuantitasnya sama dengan keadaan air dalam. Berdasarkan keluarnya (munculnya ke permukaan tanah) mata air dapat dibedakan atas :
Mata Air Rembesan, yaitu mata air yang airnya keluar dari lereng-lereng,
Umbul, yaitu mata air dimana airnya keluar ke permukaan pada suatu dataran.

Peranan dan manfaat air

Air memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan, dan semua makhluk hidup yang ada di bumi membutuhkan air sebagai penunjang kehidupannya, selain udara tentunya. Dan bahkan berdasarkan teori evolusi, "kehidupan makhluk yang ada di darat sebenarnya berasal dari laut, yang tentunya proses evolusi tersebut membutuhkan waktu hingga jutaan tahun”. Bagi kehidupan manusia, air memegang peranan penting, baik dalam kehidupan individu sehari-hari, perekonomian, pertanian, transportasi, industri dan masih banyak lagi.
Bukan hanya manusia saja Tumbuhan pun  membutuhkan manfaat air dalam hidupnya. Manfaat air sangat dirasakan tumbuhan pada proses fotosintesis yang dijalankannya setiap hari. Tanpa air dan manfaat air, bagaimana tumbuhan dapat memproduksi makanannya sendiri?. Hewan pun sama saja. Air merupakan kebutuhan utama yang sangat vital. Terkecuali bagi binatang tertentu yang mempunyai kelebihan, misalnya saja unta. Punuk di punggungnya berfungsi sebagai cadangan persediaan air jika hewan ini tidak mendapat air dalam waktu yang panjang.
Salah satu kebutuhan pokok sehari-hari makhluk hidup di dunia ini yang tidak dapat terpisahkan adalah Air. Tidak hanya penting bagi manusia Air merupakan bagian yang penting bagi makhluk hidup baik hewan dan tubuhan. Tanpa air kemungkinan tidak ada kehidupan di dunia inti karena semua makhluk hidup sangat memerlukan air untuk bertahan hidup.
Manusia mungkin dapat hidup beberapa hari tanpa makan akan tetapi manusia tidak akan bertahan selama beberapa hari jika tidak minum karena  sudah mutlak bahwa sebagian besar zat pembentuk tubuh manusia itu terdiri dari 73% adalah air. Jadi bukan hal yang baru jika kehidupan yang ada di dunia ini dapat terus berlangsung karena tersedianya Air yang cukup. Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya, manusia berupaya mengadakan air yang cukup bagi dirinya sendiri.

Sedangkan Fungsi Air yang utama adalah :

1. Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusa
2. Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan
3. Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita
4. Katalisator dalam metabolisme tubuh
5. Pelumas bagi sendi-sendi
6. Menstabilkan suhu tubuh
7. Meredam benturan bagi organ vital

Menjaga Kelestarian Air

Melihat faktanya, bumi kita didominasi lapisan air. Data National Geographic menyebutkan bahwa dari total air di Bumi, ada 97,5 persen adalah air asin. Sedangkan sisanya, 2,5 persen adalah air tawar. 2/3 dari air tawar tersebut terdiri atas lapisan es, gletser dan salju. Sisanya barulah air permukaan dan air tanah. Air tanah yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan kita. Tentu saja air tanah itu harus tetap dipertahankan masa umurnya di tanah agar bisa tetap menjadi cadangan air untuk kehidupan kita. Mengapa demikian? Pada proses alamiahnya, air memiliki system sirkulasi alami yang menjaga keberadaannya tetap lestari. Mulai dari air laut yang mendominasi 97,5 air asin di laut, lalu berproses hingga kembali ke laut. Sirkulasi air dari air laut, berputar melalui siklus awan, kondensasi menjadi curah hujan lalu turun ke bumi meressap ke dalam tanah dan kembali ke laut. Sirkulasi alami ini tak boleh putus. Air tak bertambah. Seberapa besar air yang ada di dalam tanah dan ‘bertahan’ lebih lama adalah air yang bisa digunakan untuk kebutuhan kita. Mencukupi di saat kemarau dan tak berlebih di saat hujan. Prinsipnya adalah bagaimana kita melestarikan air dan tidak merusak system sirkulasi alaminya. Tentu dengan mempertahankan habitat yang diperlukan oleh air untuk tetap bertahan sebagai air tanah. Lalu bagaimana cara pelestariannya? Apa peran dan fungsi pelestarian air?

Cara Pelestarian Air

Kalau kita sempat mampir ke Waduk Pluit di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, telah berwajah baru, setelah pemerintah DKI Jakarta membenahinya. Waduk yang dulunya dipenuhi oleh pemukiman liar. Rehabilitasi waduk bertujuan untuk mengembalikan fungsi penggunaannya. kemampuan daya tampung terhadap peningkatan debit air dilakukan. Pembersihan meningkatkan kualitas air yang sebelumnya banyak tercemar dan terjadi pendangkalan. Langkah mengembalikan fungsi dan sarana itu merupakan upaya untuk melestarikan air dengan fungsi menampung dan mempertahankan air untuk kebutuhan. Lingkungan menjadi lebih hijau dengan tanaman yang sengaja ditanam untuk mengikat air agar tidak langsung mengalir menuju laut. Tanaman hijau itu juga sangat berfungsi menahan laju air agar tidak membawa sedimen-sedimen yang akan membawa efek abrasi dan tentu juga pendangkalan waduk. Pelestarian air mengandung pengertian melindungi sumber-sumber air. Sumber air kecuali adalah mata air, juga di sekitar kita terkait sumur, danau, sungai dan lain-lain. Tentu air disini adalah air yang berkualitas dan bisa digunakan untuk mencukupi segala kebutuhan kita. Memanfaatkan air dengan benar adalah cara bijak kita dalam upaya melestarikan air. Upaya itu dapat dilakukan dengan upaya-upaya dalam kegiatan keseharian kita di rumah.

Patut diketahui adalah bahwa pemanfaatan air tanah adalah langkah kedua setelah pengelolaan air permukaan dengan benar. Baik itu dari jumlah debit, pencegahan pencemaran, maupun penggunaan air untuk kebutuhan air minum. Tentu pelestarian air dilakukan adalah karena fungsinya dalam pemenuhan kebutuhan warga akan air yang berkualitas. Kualitas air yang memadai maka baru bisa difungsikan untuk kebutuhan kita. Air sehat dan bersih. Air sehat dan bersih yang harus dijaga. Di negeri Barat air publik saking terjaga dan diolah segi higienisnya, maka bisa menjadi air minum. Bahkan tak perlu memasaknya. Nah, pentingnya menjaga air dengan selalu bersih bisa dilakukan dengan beragam upaya, seperti menjaga kebersihan lingkungan, meminimalkan ponggunaan bahan kimia. Jika membuang bahan kimia mesti dengan benar, tidak membuangnya ke sungai. Memanfaatkan air dengan bijak serta melakukan penanaman pohon.

Demikian pembahasan tentang urgensi air dari saya dan semoga menginspirasi :)

0 komentar:

Posting Komentar